Penyalur Prostitusi Online ditangkap, Begini Kronologinya

Polda Jatim menangkap seorang penyalur prostitusi online yang melibatkan 45 artis dan 100 foto model. Seorang penyalur bernama Fitria telah dibekuk polisi.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan bahwa Fitria adalah penyalur prostitusi online yang diburu setelah menetapkan Tantri dan Endang sebagai tersangka.

Tantri dan Endang telah ditangkap bersama artis Vanessa Anggel dan foto model majalah dewasa, Avriellia Shaqilla di sebuah hotel di Surabaya.

Barung Mangera menjelaskan bahwa penangkapan Fitri tak berjalan dengan mulus.

Pasalnya, personel Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim sempat dihalang-halangi oleh seorang wanita berinisial W.

Mantan Kabid Humas Polda Sulsel itu tidak membeberkan secara jelas identitas wanita berinsial W dan peranannya dan mengapa menghalang-halangi penangkapan itu.

Barung menjelaskan sewaktu hendak menangkap Fitria penyalur prostitusi online di kawasan Jakarta,Wanita berinisial W sempat melakukan penghasutan dan menyembunyikan Fitria, Sewaktu keberadaannya telah terlacak oleh personel Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim.

“Wanita berinisal W ini menghalang-halangi Fitria datang ke Polda Jatim, dia berusaha menyembunyikan Fitria,” jelas Barung.

Barung menambahkan,Wanita berinisial W juga menghasut kepada Fitria untuk kekeh tak mendatangi ke Polda Jatim.

Wanita berinisial W dengan mengatakan kepada Fitria “Nanti akan dijadikan tersangka penyalur prostitusi online, kemudian dijadikan pancingan terhadap yang lain, penghasutan, dan melakukan penahanan terhadap beberapa cara yang disampaikan,” imbuh mantan Kabid Humas Polda Sulsel itu.

Setelah menangkap Fitria, wanita berinisial W itu justru menghilang

Barung menegaskan, hingga kini personel Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim masih melacak keberadaan wanita berinisial W.

Selain itu, Barung menjelaskan masih ada tiga orang DPO (Daftar Pencari Orang) yang tengah diburu.

“Untuk sekarang keberadaan si W ini telah menghilang, dan dia jago menghalang-halangi,” jelas Barung.

Dalam informasi sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Jatim telah mengungkap kasus penyalur prostitusi online di kota Surabaya

Dalam kasus prostitusi itu, ternyata telah menyeret nama artis ibu kota Vanessa Angel.

Penangkapan Endang dan Tantri


Penangkapan Endang dan Tantri

Seperti yang telah dijelaskan, Vanessa Angel memperoleh bayaran Rp 80 juta dari setiap pelayanan yang diberikan kepada pelanggannya.

Tidak hanya Vanessa Angel, Personel Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim juga menyeret seorang foto model, Avriellia Shaqilla. Dia juga diduga memperoleh bayaran hingga Rp 25 juta untuk setiap kali service.

Baik Vanessa Angel dan Avriellia Shaqilla sama-sama berstatus sebagai saksi. Sedangkan dua penyalur prostitusi online, Endang (38) dan Tantri (28) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Akibat perbuatannya itu, para tersangka terancam dikenakan Pasal 296 dan 506 KUHP mengenai perdagangan manusia serta Pasal 27 ayat 1 Juncto Pasal 45 Undang-Undang RI Republik Indonesia (UU RI) Nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE).

Baca juga berita yang lainnya :Mucikari Vanessa Angel Ada 6 Fakta!

25 tanggapan untuk “Penyalur Prostitusi Online ditangkap, Begini Kronologinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *